Academics TV & CID UIN SUSKA Riau Gelar Webinar Polemik PelibatanTNI Dalam Penanganan Aksi Terorisme

By Gemilang Pos 05 Okt 2020, 21:40:04 WIB Riau
Academics TV & CID UIN SUSKA Riau Gelar Webinar Polemik PelibatanTNI Dalam Penanganan Aksi Terorisme

Keterangan Gambar :


GemilangPos.com-Sepanjang sejarah penanggulangan terorisme di Indonesia, TNI telah memainkanperan penting. Peran dan keterlibatan TNI juga secara umum sudah diatur dalamaturan perundang-undangan, termasuk UU TNI No. 34 tahun 2004, sebagai bagiandari tugas pokok operasi militer selain perang (OMSP).

Dalam perkembangannya,modus operandi terorisme semakin beragam, termasuk penyanderaan, serangan terorberskala besar seperti yang terjadi di Mumbai tahun 2008 atau aksi terorisme sebagaibagian dari kampanye insurgensi yang  melibatkan penguasaan wilayah danpenggunaan kekuatan  bersenjata   secara  terorganisir.

Dalam skenario-skenario  ini,negara dapat memanfaatkan kualifikasi anti-teror yang dimiliki oleh satuan-satuanyang berada di bawah komando militer serta satuan lain jika dibutuhkan. Keterlibatan lebih besar TNI dalam penanggulangan terorisme di Indonesia dapatpula  berujung  pada   sejumlah   implikasi   negatif.

Pertama,  keterlibatan  TNI  dalampenanggulangan   terorisme   dapat   mengalihkan   fokus   TNI   dari   fungsi   profesionalyang   utamanya   sebagai   alat   negara   di   bidang   pertahanan   menghadapi   ancamanmiliter   dan   bersenjata   di   tengah   meningkatnya   prospek   konflik   bersenjatakonvensional   di   kawasan.

Kedua,   penggunaan   kekuatan   militer   dalammenanggulangi   terorisme   dapat   dilihat   sebagai   reaksi  yang   berlebihan   (over-reaction)  yang   justru   dapat   melegitimasi   keberadaan  kelompok  teror.

Ketiga,penanggulangan   terorisme   yang   sudah   dimiliterisasi   cenderung   sulit   untukdikembalikan (irreversible) ke  kondisi politik normal (normal politics).

Keempat,pengalaman beberapa negara di dunia menunjukkan bagaimana bahkan tentara yangpaling profesional dan terlatih sekalipun tetap rawan melakukan pengabaian terhadapHak Asasi Manusia (HAM).

Peran serta TNI dalam mengatasi terorisme ini merupakan bagian tidak terpisahkandari   tugas   pokok   TNI   dalam   mempertahankan   kedaulatan   Indonesia   berdasarkanPancasila dan  UUD  1945,   serta melindungi   segenap bangsa  dan  seluruh   tumpahdarah  Indonesia dari  ancaman  dan  gangguan.

Karena  itu,  tidak perlu   adakekhawatiran   terkait   rencana   keterlibatan   TNI   dalam   mengatasi   terorisme.Munculnya   rancangan  Peraturan   Presiden   (Perpres)   tentang   tugas   TNI   dalammengatasi   aksi   terorisme   itu   disusun   sebagai   konsekuensi   yuridis   dari   Pasal   43Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas UU No 15/2003Tentang Penetapan Perpu No  1/2002 tentang  Pemberantasan Tindak  PidanaTerorisme   menjadi   UU.  Pasal   43   I   ayat   (1)   disebutkan   bahwa  tugas   TNI   dalammengatasi aksi terorisme merupakan bagian dari operasi militer selain perang.

Pada Pasal 43 I ayat (2) mengatur secara hukum bahwa dalam mengatasi aksi terorismesebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok danfungsi TNI. Berdasarkan kondisi di atas terlihat sebuah polemik tentang pelibatan TNI dalampenanggulangan   Terorisme   sehingga   cukup   urgen   untuk   dibahas   dalam   berbagaiperspektif dalam bentuk WEBINAR.

Academics TV bekerjasama dengan Center forInstructional Development (CID) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riauberinisiatif   melaksanakan   webinar   dengan   tema   Polemik   Pelibatan   TNI   dalamPenanganan Aksi Terorisme yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan hariTNI.

Webinar ini akan dilaksanakan dengan menghadirkan beberapa nara-sumber disuaturuangan yang memenuhi standar protokol kesehatan dan disiarkan secara online danstreaming melalui berbagai Media Sosial berbasis Internet, pada Sabtu, 10 Oktober92020 Pukul 08.00 s/d 12.009  WIB dan disiarkan secara online melalui media livestreaming channel YouTube Academics TV.

Nara sumber antara lain: Dr. Mexasai Indra, SH. MH (Ahli Hukum Tata Negara dariFakultas Hukum Universitas Riau); Peri Pirmansyah, SH. MH (Ahli Hukum TataNegara   dari   Fakultas   Syariah   dan   Hukum   UIN   SUSKA   Riau   dan   juga   ketuaLembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum UIN  SUSKA Riau); Sofiandi, Lc. MHI.Ph.D (Peneliti pada IRDAK Institute of Singapore dan juga Ahli Hukum dari IAIArrisalah  Kab. Indragiri Hilir Provinsi   Riau   dan   juga   Anggota  ICMI KepulauanRiau);   Dardiri,   MA   (Alumni   Mc.Gill   University   Montreal   dan   Kandidat   DoktorSosiologi Universitas Padjadjaran serta peneliti pada Institute of South-east AsianStudies).

Webinar ini akan dipandu oleh seorang moderator yang sudah lama aktifmalang melintang dibidang kegiatan yang bertujuan memperkuat CIVIL SOCIETYyakni Mufti Makaarim.9Webinar gratis dan terbuka untuk umum, namun panitia HANYA akan mengirimLink Zoom Meeting serta e-sertifikat  ke9  peserta yang telah mendaftarkan dirinyasecara online di link:  https://forms.gle/Rmb7Rm4dqX3Uu2mz8  dan link YouTubeserta   Facebook   akan   diberikan   pada   saat   peserta   melakukan   pendaftaran   onlinemelalui link tersebut. (Rls)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Artikel

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Pilihan

Berita Populer

View all comments

Write a comment