Jambi Business Matching Forum 2026 Digelar, Al Haris Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Ekonomi Tangguh

Kamis, 09 April 2026 | 11:40:16 WIB

Gemilangpos.com, Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi daerah melalui Jambi Business Matching Forum 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (09/04/2026).

Mengusung tema “UMKM Tumbuh, Ekonomi Tangguh Menuju Jambi Mantap”, forum strategis ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri oleh pimpinan BUMN, perwakilan sektor perhotelan, restoran, perbankan, serta para pelaku usaha dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah dengan dunia usaha guna memperluas akses pasar dan memperkuat jejaring kemitraan bagi pelaku UMKM. Sebanyak 29 UMKM unggulan turut ambil bagian dalam forum tersebut setelah sebelumnya mendapatkan pembinaan intensif dari pemerintah dan mitra terkait.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi.

“Forum ini adalah wujud nyata bagaimana kita bersama-sama mengangkat UMKM yang tumbuh di tengah masyarakat. Mereka perlu dibina, terutama dari sisi permodalan dan manajemen, agar bisa mandiri dan produknya semakin berkualitas,” ujar Al Haris.

Ia juga memberikan apresiasi kepada BUMN yang selama ini aktif menjadi bapak asuh bagi pelaku UMKM di Jambi. Menurutnya, dukungan pembinaan dan pendampingan tersebut telah membantu banyak pelaku usaha kecil untuk naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam kesempatan itu, Al Haris mengakui bahwa kondisi ekonomi Jambi saat ini masih menghadapi tantangan. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat berada pada angka 4,93 persen, namun mengalami perlambatan yang berdampak pada daya beli masyarakat.

“Kita lihat saat Lebaran kemarin, daya beli masyarakat terasa menurun. Ini dipengaruhi berbagai faktor, termasuk efisiensi anggaran dan berkurangnya aliran dana ke daerah,” jelasnya.

Meski demikian, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha untuk tetap optimistis dengan memperkuat penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk-produk UMKM lokal Jambi.

“Lebih baik kita perkuat produk kita sendiri. Ini saatnya kita dorong potensi lokal agar bisa bertahan dan berkembang,” tegasnya.

Selain mendorong perluasan pasar, Pemerintah Provinsi Jambi juga berencana memberikan dukungan tambahan berupa bantuan gerobak usaha bagi pelaku UMKM dan startup, khususnya ibu rumah tangga, guna membuka peluang usaha mandiri dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Pada forum tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku UMKM dengan berbagai mitra strategis, mulai dari BUMN, sektor perhotelan, restoran, perbankan, hingga sektor usaha lainnya.

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membuka akses pemasaran, pembiayaan, serta peningkatan kapasitas usaha bagi UMKM di Provinsi Jambi.

Di akhir sambutannya, Al Haris menegaskan agar seluruh kesepakatan yang terjalin tidak berhenti sebatas seremoni.

“Jangan hanya berhenti di atas kertas. Harus ada tindak lanjut yang nyata agar produk UMKM kita benar-benar bisa dipasarkan dan berkembang,” pungkasnya.

Terkini