Inventarisasi 289 Jembatan, PUTR Jambi Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Rusak

Selasa, 19 Mei 2026 | 17:56:15 WIB

Gemilangpos.com, Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terus memperkuat kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di daerah. Melalui Bidang Bina Marga, PUTR Provinsi Jambi kini tengah melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh jembatan milik pemerintah provinsi guna memastikan kondisi infrastruktur tetap aman dan layak digunakan masyarakat.

Dari hasil pendataan yang dilakukan, tercatat sebanyak 289 unit jembatan dengan total panjang mencapai 7.396,15 meter tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir melalui Kepala Bidang Bina Marga, Iwan Rahmadi mengatakan inventarisasi tersebut penting dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini setiap jembatan sekaligus menentukan prioritas penanganan yang akan dilakukan pemerintah.

“Kalau memungkinkan memang harus segera dianggarkan untuk biaya pemeliharaan. Sedangkan jembatan yang belum memenuhi standar PU akan kita usulkan untuk pembangunan bertahap,” ujar Iwan Rahmadi, Selasa (19/05/2026).

Berdasarkan hasil inventarisasi, tingkat kemantapan jembatan di Provinsi Jambi saat ini mencapai 76,855 persen. Sementara sekitar 22,142 persen lainnya masuk kategori tidak mantap, meski sebagian besar masih dapat dilalui kendaraan.

Iwan menjelaskan, sejumlah jembatan saat ini memang masih bersifat fungsional atau sekadar dapat digunakan masyarakat. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar konstruksi yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR berdasarkan klasifikasi kelas jembatan.

“Standar PU itu ada kelas-kelasnya, mulai dari kelas C, B sampai A. Jadi bukan hanya bisa dilewati, tetapi mutu struktur atas dan bawahnya juga harus sesuai standar,” jelasnya.

Dari total 289 jembatan yang didata, sebanyak 48 unit berada dalam kondisi baik, 177 unit kondisi sedang, 58 unit rusak ringan dan 6 unit mengalami rusak berat.

Meski begitu, jembatan yang mengalami rusak berat masih dapat dilalui kendaraan. Namun pemerintah mengingatkan, tanpa penanganan cepat, kondisi kerusakan berpotensi semakin memburuk dari tahun ke tahun.

“Kerusakan itu seperti penurunan struktur, drainase yang hilang hingga besi yang mulai berkarat. Kalau sudah terjadi penurunan pada pondasi bawah, itu masuk kategori rusak berat,” katanya.

PUTR Provinsi Jambi berharap dukungan anggaran pemeliharaan ke depan dapat ditingkatkan agar sedikitnya lima persen dari total jembatan yang mengalami kerusakan bisa diperbaiki setiap tahun.

Selain pemeliharaan rutin, pemerintah juga menargetkan pembangunan jembatan yang benar-benar memenuhi standar PU secara bertahap. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas konektivitas antarwilayah di Provinsi Jambi sehingga lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Terkini