Sekolah Daring Kembali Diperpanjang, Disdik Provinsi Jambi Terapkan Kebijakan Berdasarkan Kondisi Udara

Minggu, 06 September 2026 | 17:57:30 WIB

Gemilangpos.com, Jambi  – Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali memperpanjang kebijakan pembelajaran dari rumah (daring) bagi sejumlah sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Jambi. Kebijakan ini berlaku selama 7 hingga 9 September 2026 sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih memengaruhi kualitas udara di sejumlah daerah.

Keputusan tersebut diambil setelah hasil koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Provinsi Jambi bersama instansi terkait di kabupaten/kota, serta mempertimbangkan masukan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kondisi kualitas udara di Provinsi Jambi masih bersifat fluktuatif, mulai dari kategori tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga pada waktu tertentu mencapai kategori berbahaya. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Lima Daerah Terapkan Pembelajaran Daring

Pembelajaran secara daring diberlakukan untuk SMA dan SMK di lima wilayah, yakni:

Kota Jambi.

Kabupaten Batanghari.

Kabupaten Muaro Jambi.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Seluruh SLB di Provinsi Jambi.

Kepala sekolah diminta memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan efektif sesuai kurikulum, sementara pengawas sekolah melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan pembelajaran daring.

Tujuh Daerah Tetap Tatap Muka dengan Penyesuaian

Sementara itu, pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan di:

Kabupaten Kerinci.

Kota Sungai Penuh.

Kabupaten Merangin.

Kabupaten Sarolangun.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kabupaten Bungo.

Kabupaten Tebo.

Namun, pelaksanaannya disertai sejumlah penyesuaian, di antaranya seluruh kegiatan belajar dilakukan di dalam ruangan, peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan wajib menggunakan masker, serta sekolah diminta menyesuaikan jam pembelajaran sesuai kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

M. Umar : Keselamatan Peserta Didik Menjadi Prioritas

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar MY menegaskan bahwa kebijakan ini diambil dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi.

"Keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan adalah prioritas utama. Kami terus memantau perkembangan kualitas udara bersama instansi terkait. Untuk daerah yang kualitas udaranya masih tidak sehat, pembelajaran dilakukan secara daring agar risiko paparan asap dapat diminimalkan,” ujar Umar.

Ia juga mengimbau seluruh satuan pendidikan agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah apabila terjadi perubahan kondisi kualitas udara.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap kondisi karhutla segera dapat diatasi sehingga kualitas udara kembali membaik dan proses pembelajaran dapat berlangsung normal di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Terkini