Gemilangpos.com, Jambi - Kepuasan publik terhadap layanan Bank Jambi dapat dibaca secara lebih objektif apabila ditopang oleh indikator terukur dan didukung oleh referensi yang kredibel. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perkembangan empiris dan temuan akademik menunjukkan bahwa kualitas layanan Bank Jambi berada dalam fase peningkatan yang konsisten, baik dari aspek layanan digital, kenyamanan fasilitas, responsivitas, maupun stabilitas operasional. Perpaduan fakta lapangan dan literatur akademik ini memberikan gambaran bahwa kepercayaan publik terhadap Bank Jambi tidak hanya muncul sebagai persepsi, tetapi juga memiliki dasar yang dapat diverifikasi.
Indikator pertama yang menunjukkan peningkatan kepuasan publik terlihat dari penguatan layanan digital. Bank Jambi tercatat mendukung perluasan transaksi non-tunai melalui QRIS serta pengembangan aplikasi mobile banking dan CMS. Antaranews melaporkan bahwa bank ini terlibat aktif dalam memperluas ekosistem keuangan digital di Jambi sebagai bagian dari modernisasi layanan publik. Penguatan layanan digital ini penting karena keandalan aplikasi dan kemudahan transaksi merupakan salah satu dimensi utama kepuasan nasabah dalam konteks perbankan modern. Penelitian yang dipublikasikan di Online Journal Universitas Jambi mengonfirmasi bahwa digital marketing dan kualitas layanan digital Bank Jambi berpengaruh signifikan terhadap citra perusahaan dan kepuasan nasabah. Temuan serupa terlihat pada penelitian tentang kualitas mobile banking di Bank Jambi yang menyimpulkan bahwa kualitas layanan berkontribusi langsung pada kepuasan dan loyalitas nasabah.
Indikator kedua berkaitan dengan kenyamanan fasilitas fisik dan peningkatan layanan front-office. Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Jambi melakukan pembaruan fasilitas ruang tunggu, meningkatkan jumlah teller dan customer service pada jam sibuk, serta memperbaiki sistem antrean. Meskipun tidak semua cabang mengalami peningkatan seragam, tren umum menunjukkan perbaikan kenyamanan layanan, yang tercermin pada penurunan waktu tunggu dan peningkatan kelancaran proses administrasi. Perbaikan ini berpengaruh langsung pada kepuasan publik karena kenyamanan fisik dan efisiensi proses merupakan dimensi utama service quality dalam model SERVQUAL yang digunakan dalam banyak penelitian perbankan.
Indikator ketiga terlihat dari performa keuangan bank yang dapat mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat. Pertumbuhan aset, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), dan stabilitas penyaluran kredit yang dilaporkan dalam publikasi sektor keuangan menunjukkan bahwa masyarakat tetap menaruh kepercayaan pada Bank Jambi sebagai tempat penyimpanan dana dan akses layanan keuangan. Kepercayaan publik semakin diperkuat oleh penghargaan “Most Efficient Bank kategori BPD Sumatra-Kalimantan” dalam ajang BIFA 2025, menandakan bahwa Bank Jambi memiliki struktur operasional yang efisien dan mampu mendukung kualitas layanan yang lebih stabil. Dalam perspektif ilmiah, efisiensi lembaga keuangan sering dikaitkan dengan kemampuan memberikan pelayanan lebih cepat, biaya lebih rendah, dan keamanan transaksi lebih tinggi—semuanya merupakan faktor yang mempengaruhi kepuasan publik.
Indikator keempat berasal dari komitmen institusional untuk memperluas akses layanan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Pada peringatan HUT ke-59, Bank Jambi menyampaikan fokus memperluas layanan hingga tingkat desa dan memperkuat peranannya dalam pemberdayaan UMKM. Selain memperluas jangkauan layanan, komitmen ini juga relevan dengan konsep inclusive banking, yang dalam literatur dipahami sebagai strategi yang meningkatkan kepercayaan dan kedekatan emosional masyarakat terhadap lembaga keuangan.
Jika seluruh indikator ini digabungkan, terlihat bahwa kepuasan publik terhadap layanan Bank Jambi berada pada lintasan positif. Perbaikan kualitas layanan digital, modernisasi fasilitas, peningkatan efisiensi, serta komitmen terhadap inklusivitas membentuk struktur pelayanan yang lebih dapat diandalkan. Walaupun masih terdapat ruang perbaikan—terutama dalam konsistensi aplikasi dan responsivitas keluhan di beberapa cabang—arah transformasi Bank Jambi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan bukan sekadar retorika, tetapi didukung oleh data empiris dan pengakuan eksternal. Berdasarkan standar ilmiah, kepuasan publik terhadap Bank Jambi dapat dinilai mengalami peningkatan yang terukur, ditopang oleh bukti nyata di lapangan serta temuan akademik yang menguatkan hubungan antara kualitas pelayanan dan tingkat kepercayaan nasabah.
