Launching BUMA di Jambi, Ansor Siap Jadi Kekuatan Baru Penggerak Ekonomi Umat

Rabu, 03 Juni 2026

Gemilangpos.com, Jambi - Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP Ansor di Provinsi Jambi berlangsung meriah dan penuh semangat kemandirian ekonomi, pada selasa (02/06/2026) malam. Kegiatan dengan agenda Launching Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), penandatanganan hibah mesin digital printing, serta peresmian Kantor BUMA Jambi ini menjadi momentum penguatan ekonomi kader dan organisasi.

Ketua PW GP Ansor Jambi, Habibi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai unit usaha yang telah dan akan dibangun Ansor Jambi merupakan langkah nyata untuk mewujudkan kemandirian organisasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi kader dan masyarakat.

Menurut Habibi, saat ini Ansor Jambi telah mulai mengembangkan sejumlah unit usaha, mulai dari layanan digital printing, gerai sembako, dan akan membangun berbagai sektor usaha lainnya yang akan terus dikembangkan secara bertahap.

"Kami memohon dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, agar usaha-usaha yang dibangun Ansor ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Ini bukan hanya untuk organisasi, tetapi juga untuk pemberdayaan ekonomi kader dan masyarakat," ujar Habibi.

Ia berharap kehadiran BUMA Jambi dapat menjadi wadah bagi kader Ansor untuk berwirausaha, membangun jejaring bisnis, serta memperkuat ekonomi umat di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi langkah GP Ansor yang mulai serius membangun kemandirian ekonomi melalui berbagai unit usaha produktif.

Menurut Al Haris, persoalan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Organisasi kepemudaan seperti GP Ansor harus turut hadir menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha baru.

"Kalau bukan sekarang kita mulai membangun ekonomi umat, lalu kapan lagi. Kita tidak boleh membiarkan persoalan kemiskinan terus terjadi. Karena itu, perlu langkah nyata agar masyarakat memiliki kesempatan belajar, bekerja, dan berusaha," kata Al Haris.

Gubernur menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi saat ini terus berupaya memperkuat perlindungan tenaga kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Hingga kini sekitar 120 ribu pekerja telah didaftarkan, terutama dari kalangan petani, nelayan, dan pekerja rentan.

Al Haris juga menyambut baik pembentukan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) sebagai wadah pemberdayaan ekonomi kader. Menurutnya, peluang usaha di sektor pangan sangat terbuka, mulai dari distribusi beras lokal, minyak goreng hingga produk-produk UMKM yang dapat dikembangkan melalui jaringan kader Ansor dan pesantren.

"Kami siap mendukung. Banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan bersama. Tinggal bagaimana membangun jaringan dan mengelolanya secara serius," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan bahwa kunci keberhasilan bisnis terletak pada keberanian untuk memulai dan konsistensi dalam menjalankannya.

Menurut Addin, seorang pemimpin organisasi yang membangun usaha harus memahami model bisnis yang dijalankan dan tidak hanya menyerahkan seluruh pengelolaan kepada bawahannya.

"Pemimpin harus minimal memahami model dan cara kerja bisnisnya. Dengan begitu dia bisa melakukan perencanaan, pembinaan, pengawasan hingga perbaikan jika terjadi masalah," katanya.

Addin mengingatkan bahwa organisasi tidak boleh terlalu banyak menghabiskan waktu pada pelatihan tanpa praktik nyata. Menurutnya, kader Ansor harus berani terjun langsung menjadi pelaku usaha.

Ia kemudian menceritakan kisah inspiratif seorang pemuda yang memulai usaha peternakan ayam dari skala kecil hingga berkembang menjadi perusahaan besar dengan jaringan distribusi, armada transportasi, pabrik pakan, dan ratusan gerai penjualan.

Menurutnya, kesuksesan tidak selalu dimulai dari modal besar, melainkan dari keberanian memulai usaha kecil yang dikerjakan secara tekun, jujur, dan konsisten.

Addin juga menegaskan bahwa organisasi memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan berbagai potensi usaha anggota. Pelaku usaha yang bergerak di sektor yang sama dapat dihimpun dalam satu ekosistem sehingga memiliki daya saing yang lebih kuat.

"Jangan melihat banyaknya anggota sebagai beban. Justru anggota adalah aset ekonomi yang luar biasa besar. Mereka adalah pasar sekaligus kekuatan yang harus diberdayakan," tegasnya.

Ia berharap kehadiran BUMA Jambi menjadi langkah awal lahirnya ekosistem bisnis kader Ansor yang kuat, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui Harlah ke-92 GP Ansor ini, semangat membangun kemandirian ekonomi kader semakin diteguhkan. Launching BUMA, hibah mesin digital printing, serta peresmian Kantor BUMA Jambi diharapkan menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya usaha-usaha kader yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi organisasi, masyarakat, dan daerah.