
Gemilangpos.com, Jambi – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pondok Pesantren Irsyadul Ibad di Desa Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (4/6/2026). Sebanyak 102 santri mengikuti Haflah Akhirussanah yang dirangkaikan dengan Khotmil Qur’an 30 Juz Bil Ghaib dan Khotmil Kutub Alfiyah Ibnu Malik.
Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan Haul ke-1 Almaghfurlah Abah KH. M. Rouyani Jamil, pendiri dan tokoh yang telah berjasa besar dalam perkembangan Pondok Pesantren Irsyadul Ibad.
Acara dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, Asisten II Setda Batang Hari Isah, S.Sos., M.H., para pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, tokoh agama, alim ulama, serta ribuan santri dan masyarakat.
Tausiah utama disampaikan oleh Muhammad Faiz Syukron Makmun, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta sekaligus Ketua MUI DKI Jakarta.
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan pengetahuan keagamaan generasi muda yang tidak dapat digantikan oleh lembaga pendidikan lainnya.
“Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada para pengasuh dan guru pesantren yang telah mendidik dan mencerdaskan anak-anak Jambi. Kami sangat terbantu dengan keberadaan pondok pesantren. Jika tidak ada peran pesantren, tentu akan sulit membayangkan bagaimana pembentukan akhlak dan pemahaman agama generasi muda kita,” ujar Al Haris.
Menurut Gubernur, Pondok Pesantren Irsyadul Ibad yang berdiri sejak tahun 2003 telah menunjukkan kiprah luar biasa dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak. Kini, pesantren tersebut memiliki lebih dari 2.000 santri dan telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah sebagai ulama, kiai, pendidik hingga pejabat di berbagai daerah.
“Di usia yang telah lebih dari dua dekade ini, tentu sudah banyak alumni yang berhasil dan mengabdi di tengah masyarakat. Ini menjadi bukti keberhasilan pesantren dalam menjalankan fungsi pendidikan dan dakwah,” katanya.
Pada kesempatan itu, Al Haris juga menyampaikan doa untuk Almarhum KH. M. Rouyani Jamil agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia mengajak seluruh hadirin untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita almarhum dalam membangun pendidikan Islam di Jambi.
Meski mengakui keterbatasan anggaran pemerintah daerah, Gubernur memastikan Pemprov Jambi akan terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada pondok pesantren sebagai mitra strategis pembangunan sumber daya manusia.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp20 juta kepada Pondok Pesantren Irsyadul Ibad.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Agus Mudjahid Royhidin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para ulama, masyayikh, tokoh masyarakat, serta Gubernur Jambi dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap peringatan haul dan Haflah Akhirussanah ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Almaghfurlah Abah KH. M. Rouyani Jamil sekaligus memperkuat semangat para santri dalam menuntut ilmu dan mengamalkan ajaran agama.
“Hari ini menjadi kebahagiaan bagi keluarga besar pesantren. Kehadiran para guru, ulama, dan seluruh tamu undangan merupakan bentuk kecintaan kepada para masyayikh dan bukti bahwa perjuangan beliau terus dilanjutkan,” ujarnya.
Rangkaian acara berlangsung khidmat hingga siang hari. Momen wisuda 102 santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghaib dan penguasaan Kitab Alfiyah Ibnu Malik menjadi puncak kebanggaan keluarga besar Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, sekaligus menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren terbesar dan berpengaruh di Provinsi Jambi.