
Gemilangpos.com, Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat komitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui Deklarasi Bersama dan Sinergitas Sektor Akselerasi Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna Mewujudkan Penjaminan Mutu Pendidikan di Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aston Hotel Jambi, Kamis (18/6/2026).
Acara dihadiri langsung Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, para kepala daerah, Ketua TP PKK kabupaten/kota, Kepala Dinas Pendidikan se-Provinsi Jambi, serta Ketua Lembaga Adat Melayu dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas berbagai program yang telah membantu peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi, khususnya program revitalisasi sekolah yang dinilai sangat bermanfaat bagi daerah.
Al Haris mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten/kota telah mengusulkan revitalisasi terhadap 1.106 sekolah yang kondisinya mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan. Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah membuat dukungan pemerintah pusat menjadi sangat penting agar proses perbaikan sekolah dapat dilakukan secara bertahap.
"Revitalisasi sekolah sangat kami harapkan karena menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak di Jambi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri atas perhatian yang diberikan kepada daerah," ujar Al Haris.
Selain pembangunan sarana pendidikan, Al Haris juga menyoroti kebutuhan tenaga pendidik di Jambi. Ia menyebutkan sekitar 400 guru memasuki masa pensiun setiap tahun, sehingga diperlukan langkah bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memenuhi kebutuhan guru demi menjaga kualitas pendidikan.
Sementara itu, Dirjen Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan pemerintah saat ini menjalankan sejumlah program prioritas di sektor pendidikan, salah satunya revitalisasi sekolah melalui Instruksi Presiden.
Menurut Gogot, secara nasional masih terdapat sekitar 190 ribu ruang kelas yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan. Karena itu, revitalisasi sarana pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah.
Khusus untuk Provinsi Jambi, Gogot menyampaikan kabar baik bahwa dari 1.106 sekolah yang diusulkan, sebanyak 100 sekolah akan direalisasikan untuk direvitalisasi pada tahun 2026.
"Mudah-mudahan secara bertahap hingga tahun 2028 seluruh usulan revitalisasi sekolah dari Provinsi Jambi dapat diselesaikan," katanya.
Selain revitalisasi, Gogot menjelaskan pemerintah juga terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui peningkatan kompetensi guru, penguatan pendidikan karakter, pembelajaran berbasis teknologi, serta pengenalan coding dan kecerdasan artifisial (AI) sejak dini agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir komputasional dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Melalui deklarasi bersama tersebut, pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin bersinergi dalam mempercepat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, sehingga kualitas layanan pendidikan di Provinsi Jambi terus meningkat dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.