Gubernur Al Haris Targetkan MTQH ke-55 Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Qori dan Qoriah Jambi di Tingkat Nasional

Minggu, 01 November 2026

Gemilangpos.com, Jambi – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menargetkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan prestasi qori dan qoriah Jambi di tingkat nasional.

Untuk mewujudkan target tersebut, Al Haris menegaskan pentingnya pembenahan sistem pembinaan, peningkatan kualitas pelatihan, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan bagi para peserta berprestasi di seluruh kabupaten dan kota.

Hal itu disampaikan Gubernur Al Haris saat menghadiri pelantikan Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Lantai 6 Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (1/11/2026) pagi.

Menurut Al Haris, MTQH bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadis sekaligus mendorong pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, ia menilai penyelenggaraan MTQH juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas peserta, terutama mereka yang dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Jambi pada ajang MTQ tingkat nasional.

"Ke depan, kita ingin kualitas MTQ Provinsi Jambi semakin meningkat. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Kita tidak hanya ingin menjadi peserta di tingkat nasional, tetapi juga mampu melahirkan qori dan qoriah yang berkualitas serta berprestasi," ujar Al Haris.

Islamic Center Disiapkan sebagai Pusat Pembinaan

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Jambi akan mengoptimalkan pemanfaatan Islamic Center sebagai pusat pembinaan dan pelatihan qori dan qoriah potensial.

Setelah pelaksanaan MTQH tingkat provinsi, peserta yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi prestasi akan mendapatkan pembinaan secara intensif. Langkah ini diharapkan dapat mempersiapkan para peserta agar mampu bersaing dengan kafilah dari provinsi lain pada MTQ tingkat nasional.

Al Haris juga meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jambi menyusun program pelatihan yang terarah dengan melibatkan pelatih-pelatih nasional.

Para pelatih tersebut diharapkan dapat turun langsung ke kabupaten dan kota untuk meningkatkan kemampuan peserta sekaligus memastikan pembinaan berjalan merata dengan standar kualitas yang lebih baik.

Menurutnya, keberhasilan melahirkan qori dan qoriah berprestasi tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang, pelatihan terstruktur, pendampingan berkelanjutan, serta komitmen seluruh pihak dalam mengembangkan potensi generasi Qur’ani.

"Jambi memiliki potensi besar. Kita sudah memiliki anak-anak yang mampu meraih prestasi nasional. Ini harus kita jaga dan tingkatkan. Jangan sampai prestasi yang sudah diraih justru mengalami kemunduran. Kita ingin terus melahirkan generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi," tegasnya.

Dewan Hakim Diminta Profesional dan Independen

Selain menyoroti pembinaan peserta, Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya profesionalitas dan independensi Dewan Hakim dalam menjalankan tugas penilaian.

Ia meminta seluruh Dewan Hakim melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, serta menghindari segala bentuk keberpihakan dalam menentukan hasil perlombaan.

Menurutnya, penilaian yang objektif merupakan salah satu kunci utama untuk memastikan peserta terbaik benar-benar terpilih berdasarkan kemampuan dan kualitas masing-masing.

"Kita berharap Dewan Hakim benar-benar fokus dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Penilaian harus dilakukan secara objektif sehingga peserta yang memperoleh juara memang merupakan peserta terbaik berdasarkan kemampuan dan kualitasnya," ujarnya.

Al Haris juga mengingatkan pentingnya komitmen pemerintah kabupaten dan kota dalam memberikan dukungan anggaran serta pembinaan kepada qori dan qoriah di daerah masing-masing.

Ia menilai perhatian pemerintah daerah sangat menentukan keberlangsungan pembinaan sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap potensi generasi muda di bidang tilawatil Qur’an.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mencegah perpindahan peserta antardaerah akibat minimnya perhatian, fasilitas, maupun kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.

MTQH Diharapkan Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Maulana mengatakan Pemerintah Kota Jambi telah berupaya mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan tersebut secara maksimal dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dan berbagai pihak terkait.

Ia berharap MTQH ke-55 tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran peserta, kafilah, pendamping, dan tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, rumah makan, serta penyedia jasa lainnya.

"Melalui kegiatan MTQH ini, kita berharap tidak hanya syiar Islam yang semakin berkembang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran para kafilah dan tamu dari seluruh kabupaten dan kota tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Jambi," kata Maulana.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan MTQH ke-55 telah dimulai dengan pelaksanaan pawai ta’aruf pada malam sebelumnya. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera, serta berbagai kegiatan pendukung, termasuk bazar UMKM dan pembukaan resmi MTQH ke-55.

Abdullah Sani Lantik Dewan Hakim MTQH ke-55

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Provinsi Jambi, melantik Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua Umum LPTQ Provinsi Jambi Nomor 014/LPTQ-PROV/X/2026, yang ditandatangani di Jambi pada 26 Oktober 2026.

Adapun susunan pimpinan Dewan Hakim terdiri atas Prof. Dr. H. Hadri Hasan, M.A., sebagai Ketua Dewan Hakim; Dr. H. Maryadi Syarif, M.Pd.I., sebagai Wakil Ketua; H. Zulkapi, S.Pd.I., sebagai Sekretaris; serta H. Azharuddin, S.Sos.I., M.H., sebagai Wakil Sekretaris.

Pelantikan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung dengan tertib, profesional, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap MTQH ke-55 mampu melahirkan peserta terbaik sekaligus memperkuat sistem pembinaan generasi Qur’ani di daerah.

Dengan pembinaan yang terencana, dukungan anggaran yang memadai, serta komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Jambi optimistis dapat meningkatkan daya saing qori dan qoriahnya di tingkat nasional.

MTQH ke-55 pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan prestasi tilawatil Qur’an Provinsi Jambi, sekaligus melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama daerah.