Api Lahan Gambut Terus Muncul, Gubernur Jambi, Kapolda, Dandrem dan Bupati Tanjabtim Turun Langsung Padamkan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:18:38 WIB

Gemilangpos.com, Tanjung Jabung Timur – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. kembali turun langsung meninjau sekaligus melakukan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Bupati Tanjab Timur Dillah Hikmah Sari, Kamis (27/8/2026).

Kali ini rombongan menuju Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, salah satu wilayah yang masih dilanda kebakaran lahan gambut dengan kondisi api yang sulit dipadamkan.

Di lokasi, Gubernur Al Haris, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu dan Bupati Dillah, ikut membantu petugas memadamkan api. Meski sebelumnya telah dilakukan pemadaman, api kembali muncul dari dalam lahan gambut.

Saat rombongan tiba, hanya terlihat satu titik api aktif. Namun, hanya dalam hitungan menit, dua titik api baru kembali muncul di lokasi yang sama. Fenomena itu menunjukkan betapa sulitnya mengendalikan kebakaran di lahan gambut.

“Inilah susahnya memadamkan api di lahan gambut. Dari luar terlihat sudah padam, tetapi di dalam tanah gambut masih ada bara yang menyala. Dalam hitungan menit api bisa muncul dan membesar lagi,” ujar Al Haris.

Menurutnya, kebakaran di lahan gambut sangat sulit diprediksi. Api dapat menghilang sesaat, namun kembali muncul sewaktu-waktu karena bara masih tersimpan di lapisan bawah tanah.

Meski menghadapi kondisi yang berat, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan berbagai unsur lainnya terus berupaya melakukan pendinginan agar api tidak meluas ke wilayah lain.

Untuk mempercepat penanganan, Gubernur Al Haris memastikan akan meminta bantuan water bombing. Saat ini helikopter masih melakukan pemadaman di wilayah Sarolangun dan setelah itu akan diarahkan ke Desa Simpang Datuk.

“Kebakaran ini benar-benar sulit ditebak. Sekarang bisa tidak ada titik api, tapi beberapa menit kemudian muncul lagi. Tadi kita datang hanya satu titik, tak lama kemudian bertambah dua titik api aktif,” jelasnya.

Di akhir peninjauannya, Al Haris mengingatkan masyarakat maupun perusahaan agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan kebakaran.

Ia juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap siapa saja yang dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar.

“Saya minta penegak hukum bertindak tegas. Jangan ada toleransi bagi pelaku pembakaran lahan, baik perorangan maupun perusahaan,” tegas Al Haris.

Terkini