Logo GemilangPos.com

Maknai Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Bank Jambi Didorong Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

Maknai Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Bank Jambi Didorong Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

Gemilangpos.com, Jambi – Semangat Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dinilai menjadi momentum bagi Bank Jambi untuk memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi memiliki posisi strategis dalam menghadirkan kemerdekaan yang berdampak nyata melalui perluasan akses pembiayaan, penguatan sektor produktif, dan peningkatan inklusi keuangan masyarakat.

Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. mengatakan makna kemerdekaan dalam perspektif ekonomi bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh, berkembang, dan mandiri secara ekonomi.

Menurut Laila, Bank Jambi memiliki peran penting sebagai lembaga intermediasi yang tidak hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga menyalurkannya kembali kepada sektor-sektor produktif seperti UMKM, pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga jasa.

"Ketika masyarakat memperoleh akses pembiayaan yang mudah dan tepat sasaran, mereka memiliki peluang memperbesar usaha, meningkatkan pendapatan, membuka lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Ia menilai peran Bank Jambi semakin relevan di tengah pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang pada triwulan I 2026 masih mencatat pertumbuhan 4,33 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut, katanya, perlu ditopang oleh ekosistem pembiayaan yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Laila juga menyoroti besarnya potensi pembiayaan sektor produktif di Jambi. Hingga Mei 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Jambi telah mencapai Rp3,42 triliun kepada 35.744 debitur, dengan sektor pertanian menjadi salah satu penerima pembiayaan terbesar.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan produktif masih sangat tinggi dan menjadi peluang bagi Bank Jambi untuk memperluas kontribusinya melalui produk pembiayaan yang kompetitif, inklusif, dan tepat sasaran.

Selain pembiayaan, Laila mendorong Bank Jambi terus mempercepat transformasi digital agar layanan perbankan semakin mudah dijangkau masyarakat. Penguatan literasi keuangan juga dinilai penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan bank, tetapi mampu mengelola keuangan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Meski demikian, ia mengingatkan ekspansi pembiayaan harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Pertumbuhan kredit, kata Laila, harus berjalan seiring dengan kualitas aset, manajemen risiko, tata kelola perusahaan yang baik, serta kesehatan bank.

"Semangat kemerdekaan bukan berarti mengejar pertumbuhan tanpa batas, tetapi membangun fondasi perbankan yang sehat, efisien, dan dipercaya masyarakat," tegasnya.

Laila berharap Bank Jambi terus menjadi mitra strategis pembangunan daerah. Keberhasilan bank daerah, menurutnya, tidak hanya diukur dari pertumbuhan aset dan laba, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat melalui akses modal, peningkatan produktivitas usaha, dan kesejahteraan ekonomi.

Dengan demikian, makna kemerdekaan bagi Bank Jambi tidak berhenti pada peringatan 17 Agustus semata, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Jambi secara berkelanjutan.

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index