Gemilangpos.com, Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan menggelar Pelatihan Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Lantai 3 Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar.
Pelatihan ini diikuti oleh para pejabat administrator, pejabat pengawas, serta guru dan tenaga kependidikan yang ditunjuk sebagai admin maupun operator SPMB dari berbagai SMA dan SMK di Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru agar berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Muhammad Umar menegaskan bahwa SPMB merupakan momentum penting dalam dunia pendidikan karena menjadi gerbang awal bagi para siswa untuk memperoleh hak pendidikan secara adil dan merata.
“Keberhasilan pelaksanaan SPMB sangat bergantung pada transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas sistem yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2026/2027 tantangan pelaksanaan SPMB semakin besar. Masyarakat kini menuntut pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan bebas dari praktik kecurangan. Karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi terus melakukan penyempurnaan sistem, baik secara daring maupun luring, agar proses penerimaan siswa baru dapat berjalan lebih efektif dan minim kendala teknis.
Menurutnya, operator dan panitia sekolah memiliki peran yang sangat vital dalam pelaksanaan SPMB. Mereka menjadi ujung tombak pelayanan sekaligus penghubung antara sekolah, dinas pendidikan, dan masyarakat.
“Secanggih apa pun sistem yang digunakan tidak akan berjalan maksimal tanpa operator yang kompeten, teliti, dan memiliki integritas tinggi,” tegasnya.
Muhammad Umar juga meminta seluruh peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan aktif berdiskusi terkait berbagai kendala yang sering muncul dalam pelaksanaan SPMB pada tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, ia menitipkan tiga hal penting kepada seluruh panitia dan operator SPMB, yakni menjaga integritas dalam bekerja, meningkatkan ketelitian saat memverifikasi dokumen calon peserta didik, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
“Layani masyarakat sesuai aturan yang berlaku tanpa tebang pilih, pastikan data yang diverifikasi benar, dan berikan pelayanan yang ramah kepada orang tua maupun calon siswa,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Plt Kadisdik Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang hadir. Ia berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kesiapan panitia sehingga pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung objektif, transparan, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi demi kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi.