Logo GemilangPos.com

Tiga Hari Karhutla Tak Kunjung Padam, Al Haris Turun Langsung Padamkan Api di Lahan Gambut Muaro Jambi

Tiga Hari Karhutla Tak Kunjung Padam, Al Haris Turun Langsung Padamkan Api di Lahan Gambut Muaro Jambi

Gemilangpos.com, Muaro Jambi – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (9/8/2026) siang.

Tak hanya meninjau kondisi di lapangan, Al Haris ikut berjibaku bersama tim gabungan memadamkan api yang telah membakar kawasan tersebut selama lebih dari tiga hari.

Kebakaran ditangani secara bersama oleh personel TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, RPK WKS, RHM, Pesona, serta MKI. Dari lokasi, terlihat sejumlah titik masih mengeluarkan asap tebal akibat kobaran api yang membakar lahan gambut.

Al Haris mengatakan, luas lahan yang terdampak diperkirakan telah mencapai lebih dari 50 hektare. Upaya pemadaman pun terus dilakukan meski petugas menghadapi berbagai kendala.

“Perkiraan kami mungkin melebihi 50 hektare. Teman-teman dari BPBD, TNI-Polri, kemudian relawan Peduli Api sudah berusaha memadamkan api lebih dari tiga hari,” kata Al Haris.

Menurutnya, karakteristik lahan gambut menjadi tantangan tersendiri. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi dapat menjalar hingga ke bawah tanah sehingga sulit ditemukan dan dipadamkan.

Kondisi semakin sulit karena akses menuju lokasi terbatas. Persediaan air yang minim ditambah tiupan angin kencang membuat api berisiko terus meluas.

“Karena ini lahan gambut, sulit sekali untuk dipadamkan. Akses ke sini juga sulit, air sulit, ditambah lagi angin yang kencang luar biasa,” ujarnya.

Meski menghadapi kondisi berat, Al Haris mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terus berupaya mengendalikan karhutla, baik melalui pemadaman dari darat maupun dukungan udara.

Ia meminta seluruh tim tetap fokus mencegah api merambat ke kawasan lain.

“Teman-teman dari udara dan darat sudah bekerja luar biasa. Tinggal lagi kita minimalkan perluasan pembakarannya,” tegasnya.

Al Haris juga menekankan pentingnya penyisiran kawasan secara berkala. TNI dan Polri bersama unsur terkait diminta terus memantau wilayah untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

“Kita bahu-membahu menyisir agar tidak terjadi luasan yang lebih masif lagi ke depannya,” katanya.

Minta Desa Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

Di tengah cuaca panas dan kondisi lahan yang semakin kering, Al Haris mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla.

Ia meminta setiap desa memastikan wilayahnya bebas dari potensi kebakaran. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini dan tidak menunggu api muncul.

“Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan bahwa desanya tidak ada lahan yang terbakar,” ujarnya.

Khusus desa yang memiliki kawasan gambut, Al Haris meminta dilakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran. Relawan desa juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi titik api.

“Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambut, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” katanya.

Ajak Ulama Gelar Salat Istisqa

Selain memperkuat langkah pencegahan dan pemadaman, Al Haris juga mengajak para ulama, kiai, serta imam masjid di Provinsi Jambi untuk melaksanakan salat istisqa.

Ajakan tersebut disampaikan menyikapi kondisi cuaca yang semakin panas dan kering serta keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah.

“Saya mengimbau para ulama, kiai, imam masjid, mari kita lakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” kata Al Haris.

Ia berharap hujan segera turun untuk membantu mengatasi kondisi lahan yang kering sekaligus mendukung proses pemadaman karhutla.

Al Haris juga meminta masyarakat mendoakan keselamatan seluruh personel yang saat ini berada di lapangan.

“Doakan kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” tutupnya.

Berita Pilihan

Index

Berita Lainnya

Index